Tuesday, October 16, 2018

Program Control: Repetition and Selection

Program Control
"Repetition and Selection"

A. Repetition

Secara singkat repetition merupakan satu atau lebih instruksi (perintah) yang diulang pada waktu tertentu. Repetition juga bisa disebut looping.

Ada tiga jenis repetition dalam bahasa pemrograman C, yaitu:

1. For Looping

Pada looping jenis ini, secara berurutan inisialisasi variabel, syarat, serta operasi bilangan dikelompokkan menjadi satu.

Secara lengkap format for looping dapat ditulis:


for(expression1;expression2;expression3)
{
statement;
}

for(int x = 1;x <= 11, x++)
{
printf("%d",x);
}

expression1 disebut dengan inisialisasi variabel.
expression2 disebut dengan syarat atau bisa disebut dengan looping check. Jika syarat terpenuhi, maka proses looping tersebut diteruskan sampai syarat bernilai salah. Jadi pada contoh program di atas andaikan x =12 maka, 12<=11, maka proses looping akan stop.
expression3, yaitu operasi bilangan hingga nilai yang ditentukan. Pada contoh di atas operasi bilangan dilakukan dengan increment x++  yaitu penambahan 1 nilai (pada inisial  x=1).
Ada juga dengan decrement atau x--.
Bentuk bentuk increment dan decrement yang lain adalah: ++x, dan --x.


maka hasil dari program di atas:

1234567891011


2. While Looping

Pernyataan program akan dijalankan secara berulang selama kondisi syarat pada WHILE masih bernilai benar. Perulangan akan berhenti jika syarat pada WHILE bernilai salah.

Struktur while looping adalah:

while(condition)
{
condition if it is true;
}


int x = 1;
while(x <=11)
{
printf("%d",x)
}

maka hasilnya:

1234567891011

3. Do-While Looping

Pada perulangan ini , pernyataan pada program akan dijalankan setidaknya sekali sebelum mengecek kondisi syarat pada while.

dengan struktur sebagai berikut:

do{
kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;
}while(kondisi);



B. Selection

Selection adalah proses dimana program akan melakukan pengecekan kondisi. Seleksi dapat digunakan untuk menentukan statement mana yang akan dijalankan jika kondisi tertentu terpenuhi.

Tiga contoh selection pada bahasa C yang paling sering digunakan adalah:
-If
-If-Else,dan
-Switch-Case

1. If
Pernyataan ini jika pernyataan bernilai benar maka program akan berjalan, begitu pula sebaliknya.

Struktur if adalah:

if(condition)
{
statement or command;
}

2. If-Else

Bedanya hanya jika terdapat lebih dari satu kondisi dalam satu set selection.

a. Jika terdapat 2 kondisi ditulis:

if(condition)
{
statement or command;
}
else
{
statement or command;
}

b. Jika terdapat lebih dari 2 ditulis:


if(condition)
{
statement or command;
}
else if(condition)
{
statement or command;
}
.
.
.
.
.
.
else
{
statement or command;
}

bedanya dari 2 dengan lebih dari 2 kondisi adalah jika terdapat dua hanya menuliskan if selanjutnya langsung else. Sedangkan untuk lebih dari dua, menjadi if kemudian else if dan pernyataan terakhir langsung ditulis else.


3. Switch-Case

Merupakan jenis seleksi khusus yang menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif penyelesaian. Penggunaanya untuk memeriksa data bertipe karakter ataupun integer.

Bentuk penulisan switch-case adalah:

switch(condition)
{
case 1:
statement;
break;
case 2:
statement;
break
}