Tuesday, December 18, 2018

Cloud Computing Service

CLOUD COMPUTING SERVICE

A. Pengertian

Sebelum masuk ke dalam jenis layanannya, apa itu cloud computing ? Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan dari teknologi komputer dan pengembangan berbasis intenet. Cloud yang dimaksud di sini adalah jaringan komputer

B. Manfaat Komputasi Awan

- Menambah kapasitas penyimpanan data tanpa harus membeli peralatan tambahan (skalabilitas)
- Mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, dengan syarat terhubung dengan internet (aksesibilitas)
- Menjamin data kita aman dan keamanannya terjamin oleh penyedia layanan cloud computing (security)
- Mengembangkan kreasi atau proyek tanpa harus mengirimkan proyek tersebut kepada perusahaan (kreativitas)
- Tetap tersedia jika bencana alam melanda (Kecemasan).

C. Layan Cloud Computing

Layanan cloud computing memiliki 3 model yakni:

- SaaS (Software as a Service) : Menyediakan layanan kepada pelanggan dalam bentuk aplikasi perangkat lunak
- PaaS (Platform as a Service) : Menyediakan layanan kepada pelanggan dalam bentuk platform pada aplikasi pelanggan mana yang dapat dijalankan.
 IaaS (Infrastructure as a Service) : Menyediakan akses pelanggan (klien)ke infrastruktur cloud yang mendasarinya.

D. Keuntungan dan Kerugian Cloud Computing

Secara dasar, keuntungan dari layanan cloud computing adalah:

- Mengurangi biaya
- Terus diperbarui dari waktu ke waktu
- Fleksibilitas, yakni bekerja dapat dilakukan di mana saja
- Instalasi yang mudah
- Waktu respon yang lebih cepat
- Selalu tersedia apabila terjadi bencana alam.

Namun kerugiannya adalah:

- Tidak bisa dijalankan ketika tidak terhubung dengan internet
- Kurang aman terhadap privasi data pengguna
- Ketika data terhapus, kemungkinan lebih kecil untuk merecover data.
- Jarang dilakukan audit IT.






2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W

Sunday, December 16, 2018

Structure,Union & Memory Allocation

STRUCTURE & UNION, DAN MEMORY ALLOCATION

A. Structure

Dalam bahasa C, structure dapat diartikan sebagai sebuah tipe data yang berfungsi untuk menyimpan kumpulan data dari berbagai tipe data lainnya. Pada pemrograman dikenal dengan struct. Komponen dari struktur sering disebut dengan member.

Bentuk umum structure dalam bahasa C adalah:

struct data{
data_type 1 member1;
data_type 2 member2;
};

atau dengan menambahkan variabel structure seperti berikut:

struct data{
data_type 1 member1;
data_type 2 member2;
}name_variable_structure;

Cara mengakses structure di dalam fungsi int main() adalah dengan menggunakan operator titik dari variable structure.

Contoh:

name_variable_structure.data

B. Union

Union adalah sebuah tipe data khusus yang tersedia pada C yang memungkinkan untuk menyimpan tipe data yang berbeda di lokasi memori yang sama. Dalam kata lain sebuah alokasi memori dapat menetapkan 2 atau lebih variabel dengan berbagai tipe data.

Cara pendeklarasian union sama dengan structure hanya diganti menjadi union saja.

C. Memory Allocation

Memory Allocation memungkinkan untuk memperoleh sejumlah atau beberapa RAM yang dikelola oleh sistem operasi untuk digunakan oleh program. Kebalikannya adalah memory deallocation yang berarti melepas ruang memory RAM kembali ke sistem operasi.

Memory allocation bisa bersifat statik, anda yang juga bersifat dinamik. Memory allocation bersifat statik, yakni :
1. Dapat ditentukan dengan nama -> variabel.
2. Tersedia pada saat waktu komplilasi(compiling).
3. Disimpan pada memori stack lokal(local stack memory)
4. Tidak tergantikan saat program berjalan, dan
5. De-allocated pada saat program berakhir.

Adapun bersifat dinamik, yakni:
1. Dapat ditentukan dengan nama (tanpa tanda panah)
2. Tersedia saat waktu program dijalankan(run-time)
3. disimpan pada heap memory,dan
4.Bisa de-allocated pada waktu kapan saja.



2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W

Friday, December 14, 2018

Sorting and Searching

SORTING DAN SEARCHING

A. Sorting

Beberapa teknik sorting yang digunakan dalam bahasa C adalah:
- Bubble Sort;
- Selection Sort;
-Insertion Sort;
-Quick Sort,dan;
-Merge Sort.

1. Bubble Sort

Bubble sort adalah algoritma penyortiran yang sederhana yang bekerja secara berulang-ulang dengan cara menukarkan elemen yang berdekatan jika ditempatkan pada posisi yang salah.
Bubble sort memiliki keuntungan algorima yang mudah dipahami, serta memiliki tahapan yang sederhana. Namun bubble sort membutuhkan waktu yang sangat lama semakin jumlah elemen yang semakin banyak, karena proses ini dilakukan secara satu per satu dari kiri ke kanan secara repetitif.

2. Selection Sort

Selection sort dapat diartikan sebagai penyortiran dengan mempertimbangkan nilai paling kecil dari suatu elemen dari data acak dan ditempatkan di awal data.
Selection sort mempunyai keuntungan mempercepat pencarian, kompleksitas yang relatif lebih kecil dalam penyortiran, serta mudah untuk diimplementasikan. Namun penggunaan datanya yang lebih dari 1000 data dapat menyebabkan kompleksitas yang lebih tinggi dan tidak praktis.

3. Quick Sort

Quick sort adalah algortima penyortiran pembanding yang mengurutkan elemen dari jenis apapun yang memiliki hubungan "kurang-dari". Quick sort membutuhkan sejumlah tambahan memori untuk melakukannya.

4. Insertion Sort

Insertion sort adalah sebuah algoritma pengurutan sederhana yang membangun array yang diurutkan terakhir satu elemen pada suatu waktu.
Insertion sort memiliki kelebihan jika list sudah terurut atau sebagian sudah terurut maka akan lebih cepat bila dibandingkan dengan quick sort.

5. Merge Sort

Merge sort membagi array masukan menjadi dua bagian, yakni array itu sendiri untuk 2 bagian dan menggabungkan dua bagian yang disortir menjadi satu.


B. Searching


Beberapa teknik searching yang digunakan dalam bahasa C adalah:
- Linear Search;
- Binary Search;
- Interpolation Search;

1. Linear Search

Linear Search adalah pencarian dengan cara membandingkan setiap elemen dari array dengan kunci pencarian.

2. Binary Search

Binary Search adalah pencarian dengan cara membandingkan nilai target ke elemen tengah dari array.

3. Interpolation Search

Adalah pencarian dengan nilai array yang diurutkan terdistribusi secara merata. Adapun rumus dari interpolation search adalah.

Mid = ((Kunci - Data[min]) /(Data[maks] - Data[min])) x (maks - min) + min


2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W


File Processing

FILE PROCESSING

Dalam file processing ada beberapa istilah yang harus dikenali yaitu:

1. Files And Streams;
2. File Definition;
3. File Open and File Close;
4. Input File and Output File.

A. File dan Stream

        Dalam C, stream dapat diartikan sebagai data-data elemen yang berurutan yang selalu tersedia setiap waktunya. Stream diproses secara berbeda-beda dari data batch. Jadi stream dapat diartikan sebagai semua masukan dan keluaran data. Berarti C memproses file sebagai stream.

        Sedangkan file adalah objek dari komputer yang menyimpan data,informasi,pengaturan, atau perintah yang digunakan dengan program komputer.

Dalam C, ada 3 stream standar yang sebenarnya sudah diaktifkan, yakni standard input(stdin), standard output(stdout), serta standard error(stderr).

B. File Open dan File Close

Pada file open, harus dimulai dengan "fopen()".
Dalam file open ada beberapa command dasar yang menyertai yakni:

- "r"  > digunakan untuk membaca data pada file;
- "w" > digunakan untuk menulis isi dari fule;
- "a" > digunakan untuk membuka file untuk menambahkan data;
- "r+" > digunakan untuk membuka file untuk membaca atau menulis file;
- "w+" > digunakan untuk membuat file untuk dibaca atau untuk menulis file;
- "a+" > digunakan untuk membuka file untuk membaca atau menambahkan data;

Pada file close, digunakan "fclose(FILE *stream)".
Dalam file close dikenali dengan EOF atau End Of File, yakni bernilai -1 jika program yang dijalankan secara benar memiliki value return 0.

C. Input dan Output File

1. fgetc(INPUT) dan fputc(OUTPUT)

fgetc membaca karakter pada sebuah file secara satu per satu, serta keluarannya dapat berupa nilai integer dari sebuah karakter yang dibaca pada file.
fputc digunakan untuk menyimpan semua karakter pada sebuah file.

2.fgets(INPUT) dan fputs(OUTPUT)

fgets digunakan untuk membaca string dari file sampai ditemukan karakter baris baru '\n' atau setelah n-1 karakter, dengan n adalah panjang string maksimal yang dibaca.
fputs digunakan untuk menyimpan string str ke dalam file.

3.fscanf(INPUT) dan fprintf(OUTPUT)

fscanf digunakan untuk membaca kembali file yang disimpan sebelumnya dengan menggunakan fprint().
Sedangkan fprintf digunakan untuk mencetak file yang sedang diproses, juga dapat digunakan untuk menyimpan file dalam keadaan diformat.

4.fwrite,fread, dan feof

fwrite digunakan untuk menyimpan blok-blok data di dalam area buffer ke dalam file
fread digunakan untuk membaca data block size dari sebuah file
Sedangkan feof digunakan untuk menampilkan isi file yang bedanya hanya mendeteksi akhir dari sebuah file.










2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W







Wednesday, December 12, 2018

Function dan Recursion

FUNCTION DAN RECURSION DALAM PEMROGRAMAN C

A. Function

Pada hakikatnya, function dalam bahasa C secara singkat dapat diartikan sebagai bagian dari suatu program yang berbentuk modul. Letaknya terpisah dari fungsi utama int main(). Dengan kata lain, kita dapat membuat sendiri modul program tersebut, kemudian kita dapat memanggil fungsi yang kita di dalam int main() tersebut.

Contoh kita membuat program matematika dengan menggunakan fungsi:

#include <stdio.h>

int Perkalian(int Angka1,int Angka2)
{
int Hasil;
Hasil=Angka1*Angka2;
printf("%d",Hasil);
}

int main()
{
int Angka1,Angka2;
scanf("%d %d",&Angka1,&Angka2);
Perkalian(Angka1,Angka2);
return 0;
}

pada program di atas, kita menemukan modul subprogram int Perkalian(int Angka1, int Angka 2), yakni sebuah fungsi untuk digunakan nantinya pada int main() tersebut.
int Angka1, int Angka2 merupakan parameter yang merupakan data masukan untuk subprogram yang nantinya akan diproses dalam subprogram tersebut.

N.B:
Adapun cara lain untuk men-declare variabel pun dapat diletakkan setelah #include<stdio.h> yang disebut GLOBAL.

Adapun kelompok-kelompok modul pemrograman yakni:

1. High-Fan-In: yakni modul program yang sering dipakai
Contoh : int main(), ataupun #include<stdio.h>
2. Low-Fan-Out: yakni modul program yang mempunyai fungsi yang spesifik.
Contoh: math.h,string.h,dkk.
3. Self-Contained: Yakni modul program yang dapat dibuat sendiri, seperti yang terdapat di contoh tadi.

B. Recursion

Recursion adalah fungsi yang digunakan untuk memanggil fungsi itu sendiri.
Contoh pemrograman paling populer yang dapat diselesaikan dengan metode rekursif adalah faktorial dan Fibonacci.

Fungsi rekursif mempunyai dua komponen:

- Base Case : mempunyai nilai return yang konstan tanpa memanggil pemanggil rekursif berikutnya.
- Reduction Step : urutan nilai input konvergen ke case dasar.



2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W


Tuesday, December 11, 2018

Pointer And Array

Pointer dan Array

A. Pointer

Dalam pemrograman C, pointer adalah suatu jenis variabel yang menunjuk pada alamat memori (address) pada sebuah variabel lain.

Bentuk umum fungsi ini adalah sebagai berikut:

int x=2;
int *y

y=&x;

variabel y yang digarisbawahi ini merupakan pointer dari variabel x. Disini variabel y tersebut merujuk pada alamat variabel angka pada x. Simbol &(ampersand) pada baris y=&x mempunya arti address of. Jadi dapat diartikan y akan sama dengan address dari variabel angka.

Nilai address pada pointer akan selalu berbeda-beda setiap run-timenya dan setiap komputer merupakan hasil generate dari masing-masing memori.

Untuk mengetahui alamat dari variabel, dapat ditulis:

printf("%d", &x);

B. Array

Array adalah kumpulan nilai-nilai dalam urutan tertentu dengan menggunakan nama yang sama.

Fungsi Array adalah untuk menyimpan data dalam jumlah yang banyak dan terstruktur.

Array secara dasar dapat ditulis sebagai berikut berturut-turut dari satu hingga tiga dimensi.
int A[B];
int A[B][C];
int A[B][C][D];
dimana A adalah nama Array, sedangkan untuk b,c, atau d adalah isi array dari A.

int A[50](untuk 1 dimensi)
int B[50][50](untuk 2 dimensi)
int C[50][50][50] (untuk 3 dimensi)

Contoh:

Misalkan kita akan membuat array sebagai berikut

int Array[5] = {2,5,6,4,3};

maka A[0] = 2, A[1] = 5, sampai dengan A[4] yang bernilai 3.

Note : Nomor array selalu dimulai dari 0.

* Array dalam fungsi for

Sebenarnya array dan for memiliki keterkaitan yang erat. Berikut aplikasinya:

int angka[100]
int n;
scanf("%d", &n);
for(i  = 0; i < n; i++)
{
printf("Masukkan angka: ");
scanf("%d",&angka[i]);
}

printf("Angka yang anda masukkan adalah : %d", angka[i]).

2201746644
skyconnectiva.com
binus.ac.id
Raditya Farid P.W

Tuesday, October 16, 2018

Program Control: Repetition and Selection

Program Control
"Repetition and Selection"

A. Repetition

Secara singkat repetition merupakan satu atau lebih instruksi (perintah) yang diulang pada waktu tertentu. Repetition juga bisa disebut looping.

Ada tiga jenis repetition dalam bahasa pemrograman C, yaitu:

1. For Looping

Pada looping jenis ini, secara berurutan inisialisasi variabel, syarat, serta operasi bilangan dikelompokkan menjadi satu.

Secara lengkap format for looping dapat ditulis:


for(expression1;expression2;expression3)
{
statement;
}

for(int x = 1;x <= 11, x++)
{
printf("%d",x);
}

expression1 disebut dengan inisialisasi variabel.
expression2 disebut dengan syarat atau bisa disebut dengan looping check. Jika syarat terpenuhi, maka proses looping tersebut diteruskan sampai syarat bernilai salah. Jadi pada contoh program di atas andaikan x =12 maka, 12<=11, maka proses looping akan stop.
expression3, yaitu operasi bilangan hingga nilai yang ditentukan. Pada contoh di atas operasi bilangan dilakukan dengan increment x++  yaitu penambahan 1 nilai (pada inisial  x=1).
Ada juga dengan decrement atau x--.
Bentuk bentuk increment dan decrement yang lain adalah: ++x, dan --x.


maka hasil dari program di atas:

1234567891011


2. While Looping

Pernyataan program akan dijalankan secara berulang selama kondisi syarat pada WHILE masih bernilai benar. Perulangan akan berhenti jika syarat pada WHILE bernilai salah.

Struktur while looping adalah:

while(condition)
{
condition if it is true;
}


int x = 1;
while(x <=11)
{
printf("%d",x)
}

maka hasilnya:

1234567891011

3. Do-While Looping

Pada perulangan ini , pernyataan pada program akan dijalankan setidaknya sekali sebelum mengecek kondisi syarat pada while.

dengan struktur sebagai berikut:

do{
kode yang akan dijalankan jika kondisi bernilai benar;
}while(kondisi);



B. Selection

Selection adalah proses dimana program akan melakukan pengecekan kondisi. Seleksi dapat digunakan untuk menentukan statement mana yang akan dijalankan jika kondisi tertentu terpenuhi.

Tiga contoh selection pada bahasa C yang paling sering digunakan adalah:
-If
-If-Else,dan
-Switch-Case

1. If
Pernyataan ini jika pernyataan bernilai benar maka program akan berjalan, begitu pula sebaliknya.

Struktur if adalah:

if(condition)
{
statement or command;
}

2. If-Else

Bedanya hanya jika terdapat lebih dari satu kondisi dalam satu set selection.

a. Jika terdapat 2 kondisi ditulis:

if(condition)
{
statement or command;
}
else
{
statement or command;
}

b. Jika terdapat lebih dari 2 ditulis:


if(condition)
{
statement or command;
}
else if(condition)
{
statement or command;
}
.
.
.
.
.
.
else
{
statement or command;
}

bedanya dari 2 dengan lebih dari 2 kondisi adalah jika terdapat dua hanya menuliskan if selanjutnya langsung else. Sedangkan untuk lebih dari dua, menjadi if kemudian else if dan pernyataan terakhir langsung ditulis else.


3. Switch-Case

Merupakan jenis seleksi khusus yang menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif penyelesaian. Penggunaanya untuk memeriksa data bertipe karakter ataupun integer.

Bentuk penulisan switch-case adalah:

switch(condition)
{
case 1:
statement;
break;
case 2:
statement;
break
}